Investasi atau Asuransi

Rabu, 22-02-2017

Dalam dunia asuransi terdapat 2 jenis tipe produk yang ditawarkan pada masyarakat, yang pertama adalah Asuransi Jiwa dan yang kedua adalah Asuransi Umum atau Asuransi Kerugian. Pada dasarnya Asuransi sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya untuk mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak terduga seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, dengan cara pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut.

Bisnis pada bidang finansial industri ini memang seringkali dikaitkan dengan Investasi, hal ini karena memang produk yang ditawarkan tidak berwujud melainkan berupa sebuah perjanjian jaminan.

Sebelum seseorang membeli produk Asuransi, lebih baik bagi mereka untuk mengerti dan memahami hubungan antara Asuransi dan Investasi dengan benar. Ini penting karena Asuransi dapat menguntungkan sesorang apabila dimiliki sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansialnya. Disisi lain produk ini juga bisa mendatangkan kerugian apabila tidak sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial si pembeli.

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal maka perlu adanya kerjasama antara masyarakat dengan perusahaan Asuransi. Salah satu poin penting yang pada umumnya harus diperhatikan adalah hubungan antara Asuransi dan Investasi.

Hubungan Asuransi dan Investasi

Menurut perspektif masyarakat awam Investasi sendiri merupakan suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan pada masa depan. Investasi bisa disebut juga sebagai penanaman modal.

Lalu apa hubungan Investasi dengan Asuransi? Investasi yang seringkali dikatakan sebagai kegiatan penanaman modal melibatkan berbagai hal yang berharga sebagai modal seperti uang, properti, tempat, logam mulia, dan sebagainya yang sengaja diberikan untuk dikembangkan dan diharapkan akan menghasilkan keuntungan bagi pemberi modal di kemudian hari.

Prinsip Investasi ini serupa dengan prinsip dari Asuransi yang juga menerapkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu dengan jaminan ganti rugi terhadap apa yang dijaminkan, hal inilah yang membuat Asuransi dan Investasi seringkali dikaitkan. Premi yang dibayarkan dianggap merupakan sebuah modal untuk mendapatkan jaminan ganti rugi tersebut sebagai manfaat atau keuntungan yang diharapkan dikemudian hari apabila terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.

Perbedaan Asuransi dan Investasi

Meskipun serupa dan memiliki keterkaitan pada prinsipnya, Asuransi dan Investasi ternyata memiliki perbedaan penting yaitu dari segi tujuan atau manfaatnya. Pada Investasi yang menjadi tujuan utama adalah keuntungan atau benefit secara langsung berupa materil yang akan didapatkan setelah menanamkan modal tersebut. Keuntungan tersebut bisa didapatkan dari berbagai hal seperti pengelolaan modal, waktu, peningkatan nilai modal, dan sebagainya. Meskipun Investasi dapat memberikan keuntungan tetapi kegiatan ini tidak terlepas dari resiko yang bisa berakibat kepada kerugian.

Hal ini berbeda dengan apa yang menjadi tujuan dari Asuransi. Dalam Asuransi yang menjadi tujuan atau fokus utama yang di perjual belikan justru adalah resiko. Mengapa Asuransi menjadi penting? Asuransi penting dikarenakan Asuransi dibuat untuk menjadi antisipasi dari setiap resiko yang ada. Di saat Investasi menawarkan keuntungan dari modal yang diberikan, maka Asuransi menawarkan antisipasi atau ganti rugi terhadap resiko yang mungkin saja terjadi. Asuransi siap memberikan pergantian modal atau premi yang dibayarkan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap apa yang dijaminkan.

Tanpa adanya Asuransi maka seseorang akan menanggung kerugian yang lebih besar apabila mengalami hal yang tidak terduga. Apabila ternyata resiko yang dijaminkan tidak terjadi, ada juga sistem yang menjanjikan dana tersebut menjadi modal bagi perusahaan pengelola yang keuntungannya akan diberikan juga kepada nasabahnya dalam kurun waktu tertentu tergantung dari perjanjian yang telah disepakati.

Jadi, apakah Asuransi bertujuan memberikan keuntungan seperti apa yang ditawarkan Investasi? Jawabannya adalah tidak. Lalu apakah Asuransi memberikan manfaat seperti Investasi? Jawabannya adalah iya. Asuransi yang memberikan jaminan perlindungan bagi mereka yang memilikinya, dan seseorang yang sadar akan manfaat dan memilih untuk memiliki Asuransi telah melakukan Investasi untuk berbagai hal penting dalam hidupnya.


Asuransi Simasnet
Cepat, Mudah & Terlindungi

Kembali ke daftar berita >

Simulasi Premi